RUKUN WARGA 011 PERUM BEKASI TIMUR REGENSI

-
Tampilkan postingan dengan label info burangkeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info burangkeng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juli 2026

Tips Memilih Kandidat Kepala Desa Secara Objektif dan Tepat dalam Pilkades Serentak 2026


Pemilihan Kepala Desa Serentak periode masa bakti 2026 - 2034 digelar di 154 desa di Kabupaten Bekasi. Termasuk Desa Burangkeng, Kecamatan Setu juga akan dilakukan pemilihan Kepala Desa dan pemungutuan suara akan diselenggaran pada 20 September 2026. Ini jadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa ke depan. 

Memilih kepala desa yang baik dan benar sangat krusial karena mereka memegang kendali atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), tata kelola wilayah, serta pelayanan publik harian. Figur yang tepat menjamin pembangunan desa berjalan merata dan dana desa dikelola secara transparan untuk kemakmuran warga.

Berikut adalah poin-poin utama pentingnya memilih kepala desa yang berkualitas:

  1. Pengelolaan Anggaran: Kepala desa mengelola dana desa yang besar. Pemimpin yang amanah akan memprioritaskan dana tersebut untuk infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.
  2. Pelayanan Publik: Kepala desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Pemimpin yang baik akan memastikan pengurusan administrasi warga (surat menyurat, dll) berjalan cepat, mudah, dan bebas dari pungutan liar.
  3. Pembangunan Berkelanjutan: Pemimpin yang kompeten dan memiliki visi akan merancang program pembangunan jangka panjang yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan spesifik desa.
  4. Keamanan dan Kerukunan: Kepala desa bertindak sebagai pengayom. Pemimpin yang netral dan bijaksana mampu menjaga stabilitas sosial dan meredam konflik di tengah masyarakat yang beragam

Memilih calon kepala desa yang benar harus didasarkan pada rekam jejak, program kerja (visi-misi) yang realistis, integritas moral, serta kemampuan kepemimpinan yang merakyat dan transparan. Jangan memilih berdasarkan ikatan keluarga, politik uang (serangan fajar), atau janji-janji manis semata.

Berikut adalah beberapa panduan langkah demi langkah untuk memilih kepala desa secara objektif dan tepat:

1. Kenali Rekam Jejak (Track Record)

Cari tahu latar belakang dan pengalaman calon. Pastikan mereka memiliki riwayat hidup yang bersih dari tindak pidana (seperti korupsi), pernah berkontribusi nyata bagi masyarakat, dan memiliki sifat jujur serta adil.

2. Evaluasi Visi dan Misi

Perhatikan program kerja yang ditawarkan saat masa kampanye. Pastikan visi-misi tersebut masuk akal / realistis, sesuai dengan potensi dan kebutuhan prioritas desa Anda, serta bukan sekadar janji kosong.

3. Perhatikan Kapasitas Kepemimpinan

Pilihlah sosok yang komunikatif, mampu merangkul semua golongan, dan mau mendengarkan aspirasi warga. Kepala desa yang baik adalah pelayan masyarakat yang mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.

4. Gunakan Hak Pilih Sesuai Hati Nurani

Datanglah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada jadwal yang ditentukan. Pastikan nama Anda terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), lakukan pencoblosan (atau e-voting sesuai sistem di daerah Anda) secara rahasia dan mandiri.

5. Hindari Politik Uang (Money Politics)

Tolak segala bentuk suap atau imbalan materi (seperti uang atau sembako) untuk memilih calon tertentu. Politik uang merupakan awal dari pemerintahan yang korup dan merugikan desa dalam jangka panjang.

Dan 1 hal penting lainnya yang perlu diperhatikan dan dijalankan dalam proses ataupun pasca pemilihan kepala desa adalah tetap mengutamakan kerukunan antar warga.

Beda pilihan adalah hal wajar dalam demokrasi, namun silaturahmi, gotong royong, dan kerukunan tetangga jauh lebih berharga daripada hasil pemilihan, diantaranya dengan cara :

Hormati Hasil Demokrasi: Terima hasil akhir dengan lapang dada. Pihak yang menang tidak boleh jumawa, dan yang kalah harus mendukung program positif untuk kemajuan desa.

Fokus pada Persamaan: Ingatlah bahwa warga desa tetap saling membutuhkan dalam kegiatan sehari-hari, baik dalam acara suka maupun duka.

Hindari Provokasi: Saring informasi, hindari perdebatan di media sosial, dan jangan biarkan isu politik merusak hubungan kekeluargaan.

Share:

Rabu, 03 Juli 2024

Alasan Di Balik Perubahan Nama Gerbang Tol Setu Selatan Menjadi Burangkeng



Bekasi - Nama gerbang tol Setu Selatan atau yang biasa diplesetkan dengan nama gerbang tol "Setan" di proyek Tol Cibitung-Cimanggis berganti nama menjadi gerbang tol Burangkeng. Penggantian nama tersebut setelah Kepala Desa Burangkeng Bapak Nemin bin H. Sain melayangkan surat protesnya kepada beberapa instansi mulai dari Kementerian PUPR, Jasa Marga hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui PJ Bupati Dhani Ramdan.

Dalam surat tersebut, berdasarkan usulan tokoh masyarakat keberatan akan pemberian nama Tol Setu Selatan, pasalnya Desa Burangkeng merupakan wilayah terluas terkena dampak pembangunan Tol Cibitung-Cimanggis dengan luas sekitar 100 Ha.


"Pemberian nama tersebut menjadi kebanggaan bagi warga Desa Burangkeng yang terkena dampak paling luas akibat pembangunan tol," kata Lurah Nemin.




Kini Warga Burangkeng patut berbangga, karena nama wilayahnya menjadi nama gerbang tol. Alhasil pemberian nama ini berdampak positif untuk masyarakat.

Pengelola tol menyetujui permintaan Lurah Burangkeng dan kini gerbang tol yang dahulu bernama Setu Selatan berganti nama menjadi gerbang tol Burangkeng.



Share:

Senin, 26 Juni 2023

Pemdes Burangkeng Adakan Sayembara Tangkap Begal Berhadiah 10 Juta

Bekasi - Maraknya begal di wilayah Bekasi membuat geram masyarakat. Hampir sepekan pemberitaan tentang begal kerap muncul di lini media massa.

Sebab itu, masyarakat melayangkan keluhan kepada pemerintah setempat. Untuk meredam aksi pembegalan, pihak Pemerintah Desa Burangkeng, Setu, menggelar sayembara tangkap begal, hadiah 10 juta bagi siapa saja berhasil menangkap begal.

Sekretaris Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Ali Gunawan, menjelaskan, diadakannya sayembara menangkap begal untuk menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat.

“Kemarin waktu musyawarah dusun, karena banyaknya keluhan warga terkait banyaknya kejadian warga yang di begal di wilayah Burangkeng,” ujar Ali kepada wartawan di Bekasi.

“Tujuanya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarkat Burangkeng,” tegas Ali.

Akhirnya, Kepala Desa Burangkeng Nemin bin H. Sain menyampaikan dibuat sayembara menangkap begal dan membentuk Satgas Khusus. Hadiah sayembara yaitu uang tunai Rp 10 juta bagi yang berhasil menangkap begal.

Belum lama ini, begal beraksi di Jalam MT. Haryono, Kp. Burangkeng Setu, Bekasi. Pelaku mengancam korban dengan sajam dan mengambil motor.

Share:

Minggu, 25 Juni 2023

Penyusunan RKPDes 2024 pada Musyawarah Dusun 1 Burangkeng

Bekasi - Pada hari Minggu, 25 Juni 2024 bertempat di Lapangan Dusun 1 Desa Burangkeng, Kec. Setu, Kab. Bekasi dilaksanakan Musyawarah Dusun (Musdus).

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Burangkeng Bapak Nemin bin H. Sain, Kepala Dusun 1 Bapak Sarmin, Babinsa, Bimaspol dan Ketua RT/RW se Kadus 1.

Pertemuan rutin tahunan tersebut diselenggarakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan Pembangunan Desa (RKPDes) Burangkeng untuk tahun anggaran 2024.

Banyak usulan dan rencana kerja yang disampaikan oleh Ketua RT dan RW yang bertujuan untuk memajukan lingkungan masing-masing khususnya dan Desa Burangkeng umumnya. 

Pada kesempatan tersebut, dari RW 11 mengusulkan beberapa rencana pembangunan. Diantaranya pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan RT, drainase, penerangan jalan, tembok pembatas, lapangan voli dan taman bermain. Selain itu juga dalam hal pembinaan dan pelatihan bagi remaja khususnya dalam kepemimpinan, motivasi dan bina taqwa.

Usulan-usulan semua RT/RW dalam Musdus  tersebut nantinya akan diseleksi dan disampaikan dalam Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) di tingkat Desa Burangkeng bersamaan dengan usulan dari Dusun lain dan akan diputuskan dalam APBDes Burangkeng untuk tahun anggaran 2024 sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.
Share:

Kamis, 18 Mei 2023

Bimtek Ketua RT dan RW Desa Burangkeng 2023


Bekasi - Pada hari Kamis, 18 Mei 2023 bertempat di Vida Arena Bumipala, Pedurenan Mustikajaya pemerintah desa Burangkeng menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketua RT dan RW tahun anggaran 2023.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Camat Setu Bapak Drs. Joko Dwiatmoko.,M.Si, Lurah Desa Burangkeng Bapak Nemin bin H. Sain, BPD, Perangkat Desa dan semua Ketua RT dan RW se-Desa Burangkeng, Kec. Setu, Kab. Bekasi.

Acara ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas kinerja, tugas dan fungsi serta tanggungjawab ketua RT dan RW dimana tugas fungsi pokok RT/RW membantu desa dan melaksanakan tugas yg diberikan oleh pemerintahan desa dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga materi Pembinaan RT/RW di Era Digital oleh ibu Dwi Sri Kusfita dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) agar ketua RT/RW mampu menghadapi segala permasalahan warga dan lingkungan yang semakin komplek dan pemanfaatan teknologi di era digital saat ini.

Share:
Copyright © Media Informasi Rukun Warga 011 | Powered by Sudiyo.ST Distributed By erwesebelas.com & Design by BE IT SOLUTION | Kab.Bekasi New