RUKUN WARGA 011 PERUM BEKASI TIMUR REGENSI

-

Thursday, August 8, 2019

Diberi Smartphone, Ketua RW di Jabar Wajib Pahami Aplikasi Sapa Warga


Seluruh ketua rukun warga (RW) di Provinsi Jawa Barat wajib memahami aplikasi Sapa Warga yang bakal disisipkan dalam fasilitas telepon pintar (smartphone) yang diberikan Pemprov Jabar.

Diketahui, sekitar 53.000 ketua RW di Provinsi Jabar difasilitasi smartphone untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov Jabar serta mewujudkan program Desa Digital di Jabar (klik berita sebelumnya di link berikut : http://www.erwesebelas.com/2019/07/pemprov-jabar-siapkan-53-ribu-ponsel.html).

Fasilitas telepon pintar bagi para ketua RW tersebut merupakan wujud program Sapa Warga yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Rencananya, program tersebut akan diluncurkan secara resmi pada Agustus 2019 ini. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jabar Setiaji mengatakan, dengan adanya aplikasi Sapa Warga pada setiap smartphone ketua RW, masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan aspirasi, informasi, hingga aduan langsung kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau bupati/wali kotanya masing-masing.

"Kami menargetkan, seluruh ketua RW dapat mengoperasikan aplikasi Sapa Warga hingga Oktober sampai November 2019 ini," ujar Setiaji di Bandung, Rabu (7/8/2019).

Saat ini, lanjut Setiaji, pihaknya tengah fokus menggelar training of trainer (ToT) pengoperasian aplikasi Sapa Warga tersebut, agar seluruh ketua RW di Jabar memahami manfaat seluruh fitur yang ada dalam aplikasi Sapa Warga.

Dalam ToT aplikasi Sapa Warga, sambung dia, pihaknya juga melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di tingkat kabupaten/kota, pendamping desa, hingga relawan teknologi dan informasi (TIK).

"Hingga Agustus (2019) ini, kita sudah menggelar ToT di 130 lokasi yang tersebar di 19 kabupaten," sebut Setiaji.

Setiaji pun tak menampik mendapatkan sejumlah tantangan saat menggelar ToT aplikasi Sapa Warga ini, terutama dalam hal pemahaman ketua RW untuk mengoperasikan smartphone maupun aplikasi Sapa Warga mengingat pengetahuan TIK yang beragam. Apalagi, tidak sedikit ketua RW yang juga sudah berusia lanjut.

"Tantangan lainnya, yakni terkait pemanfaatan aplikasi Sapa Warga itu sendiri. Mereka harus paham manfaatnya, selain cara mengoperasikannya," jelasnya.

Menurut Setiaji, sedikitnya terdapat tiga fungsi dari aplikasi Sapa Warga. Pertama, sebagai media informasi dari kepala daerah atau Gubernur yang dapat diterima lebih cepat oleh ketua RW, agar informasi yang beredar tidak simpang siur, termasuk untuk meminimalisasi kabar bohong (hoaks).

"Kedua, berkaitan dengan aspirasi warga. Jadi warga bisa menyampaikan ide, gagasan, bahkan keluhan. Dan yang ketiga, sebagai media pelayanan publik, seperti untuk membayar pajak atau retribusi, dan lainnya secara lebih mudah dan efektif," bebernya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Jabar, Syahrir meminta Inspektorat mengawasi langsung pengadaan smartphone untuk para ketua RW, agar indikasi keberhasilan, mulai dari penerimaan hingga penggunaan smartphone tersebut dapat diketahui.

"Kita juga meminta Inspektorat memantau secara langsung. Jadi, dari penerimaan sampai nanti tolok ukurnya sejauh mana," ujar Syahrir.

Syahrir juga mengatakan, jika program tersebut sudah berjalan, diperlukan juga evaluasi terkait efektivitas program tersebut. Lewat evaluasi, kata Syahrir, nantinya akan terlihat apakah ada kemajuan yang ditunjukan setiap daerah atau tidak.

Dia juga menekankan, program Sapa Warga ini harus mampu mendorong daerah menjadi lebih maju dari segala sektor, baik sektor kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.

"Jadi yang kita lihat nanti apakah ada percepatan dari hal tersebut, itu nanti yang akan kita evaluasi," terangnya.

Terlebih, tambah Syahrir, fasilitasi smartphone tersebut bertujuan untuk percepatan pembangunan dimana setiap ketua RW nantinya dapat langsung memberikan laporan perkembangan daerahnya masing-masing.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar Dedi Sopandi membenarkan, program Sapa Warga akan resmi diluncurkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Agustus 2019.

Lewat Sapa Warga, kata Dedi, komunikasi antara Gubernur dengan perangkat wilayah, khususnya Ketua RW, nantinya tak harus selalu lewat tatap muka. "Program ini memiliki tiga fungsi, yakni layanan publik, informasi, dan pengaduan atau laporan," ujar Dedi.

Dedi menerangkan, program ini didanai dari bantuan dana desa yang digulirkan Pemprov Jabar dimana setiap desa di Jabar mendapatkan dana bantuan masing-masing sebesar Rp127 juta.

Selain digunakan untuk pembangunan infrastruktur hingga pembinaan aparatur desa, dana bantuan tersebut disisihkan untuk pembelian telepon pintar dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Spesifikasi smartphone bagi ketua RW di Jabar

-Kisaran harga: Rp1,1 juta-Rp1,3 juta/device
- Memori RAM 2 GB, ROM 16 GB
- Koneksi jaringan 4G LTE, 3G, 3.5G-HSDPA
- Kapasitas baterai 1.000 mAH-5.000 mAh
- Kamera belakang 1-5 MP, kamera depan 1-2 MP
- Kartu 1-2 slot

source : sindonews.com
https://jabar.sindonews.com/read/9264/1/diberi-smartphone-ketua-rw-di-jabar-wajib-pahami-aplikasi-sapa-warga-1565179735

Share:

Friday, July 19, 2019

Pemprov Jabar Siapkan 53 Ribu Ponsel Pintar untuk Pengurus RW


Pemprov Jabar mulai mendistribusikan bantuan anggaran untuk pengadaan smartphone atau ponsel pintar bagi seluruh pengurus Rukun Warga (RW). Program pengadaan gawai yang diberi nama 'Sapa Warga' ini bertujuan mendukung desa digital.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jabar Dedi Sopandi mengatakan penyediaan gawai dilakukan melalui dana bantuan. Nantinya, pengadaannya dilakukan masing-masing seusai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Ia menuturkan pencairan bantuan sebesar Rp 127 juta per desa dilakukan secara bertahap. Dana bantuan keuangan desa itu diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur, pembinaan aparatur desa hingga pengadaan gawai setiap RW.

"Besaran bantuan tiap desa itu Rp 127 juta per desa. Terdiri dari ada infrastrukturnya, ada pembinaan aparatur kurang lebih di Rp 15 juta dan sisanya untuk 'Sapa Warga' (bantuan berupa gawai). Nah kalau pencairan itu yang bertahap dihitung dari kemarin," kata Dedi via telepon, Jumat (19/7/2019).

Menurut Dedi, pihaknya menyiapkan sekitar 53 ribu ponsel pintar untuk pengurus RW dari total 5.312 desa di Jabar. Namun, sejauh ini baru sekitar 10.397 gadget yang sudah dibeli perangkat desa dari dana bantuan Pemprov Jabar.

"Speknya disesuaikan, tapi kira kira begini ada sekian gigabyte (RAM), terus lebar layarnya antara 5-7 (inci), tipenya Android. Nah, ketika handphone itu sudah tersampaikan ke RW maka inilah yang bagian dari konsep desa digital," tutur Dedi.

Ia menjelaskan setiap ponsel pintar yang dipegang pengurus RW akan disematkan aplikasi 'Sapa Warga'. Nantinya dalam aplikasi tersebut, kata Dedi, berfungsi sebagai layanan publik, informasi dan pengaduan.

"Yang sebagai layanan publik, di dalamnya nanti akan berisi konten tentang perizinan. Ada juga konten tentang e-Samsat, ada juga tentang berita info lelang dan sebagainya. Yang isi konten di 'Sapa Warga' itu berada dalam ranah Diskominfo," ujarnya.

Ia mengatakan program 'Sapa Warga' ini akan diluncurkan secara resmi bulan depan. Sebelum itu, Diskominfo Jabar akan terlebih dahulu memberikan pembekalan mengenai penggunaan aplikasi 'Sapa Warga' agar bisa dimanfaatkan secara maksimal.

"Gubernur nanti launching ya (bulan depan). Nanti akan ada pembekalan juga dari Diskominfo kepada RW-RW, kan begitu. Nah isi konten dan sosialisasi, termasuk rencana pembekalan itu, ada di Diskominfo," ucap Dedi.

source : detikcom 

source 
Share:

Tuesday, July 2, 2019

JADWAL PERTANDINGAN PERINGATAN HUT KE-74 RI DI RW011



Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME dan kegembiraan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, maka pengurus RT dan RW beserta seluruh warga RW 011, Desa Burangkeng, Kec. Setu, Kab. Bekasi akan mengadakan sejumlah kegiatan, yaitu :


  • Lomba Bulutangkis Putra 
  • Lomba Bola Voly Putra 
  • Lomba Tenis Meja Putra
  • Lomba Catur  Putra
  • Lomba Futsal Putra (Dewasa)
  • Lomba Futsal Putra (Anak-anak)
  • Jalan Sehat


Selain itu pula, pada tanggal 17 Agustus 2019 di masing-masing RT juga mengadakan aneka perlombaan tradisional khas tujuhbelasan. Sebagai acara puncak, rencana pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 akan diadakan pula pentas seni untuk putra-putri dan seluruh warga RW 011 serta penyerahan penghargaan untuk para pemenang dimana seluruh warga dapat saling berkumpul dan bersilaturahmi. 

Adapun untuk jadwalnya adalah sebagai berikut :

Futsal Dewasa
Futsal Anak-anak

Bulutangkis
Tenis Meja
Catur
Bola Voli









Share:



Copyright © Media Informasi Rukun Warga 011 | Powered by Sudiyo.ST Distributed By erwesebelas.com & Design by BE IT SOLUTION | Kab.Bekasi New